Lokapala: Game MOBA Baru Karya Anak Bangsa di Tengah Pandemi

  • Whatsapp
Lokapala: Game MOBA Baru Karya Anak Bangsa di Tengah Pandemi
Lokapala: Game MOBA Baru Karya Anak Bangsa di Tengah Pandemi

Industri game di Indonesia kini terus berkembang dan semakin maju. Sebuah game bergenre MOBA atau Multiplayer Online Battle Arena baru saja diluncurkan pada tanggal 20 Mei 2020 kemarin, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Game MOBA baru buatan asli Indonesia tersebut diberi nama Lokapala dan sudah bisa diunduh melalui Google Play Store.

Lokapala: Game MOBA Baru Karya Anak Bangsa di Tengah Pandemi

Bacaan Lainnya

Proses Pengembangan Selama Dua Tahun

Game MOBA baru buatan asli Indonesia ini membutuhkan waktu pengembangan selama dua tahun. Antarupa Studio sebagai pengembang game Lokapala bekerja sama dengan Oolean Games sebagai publisher game. Antarupa Studio melihat peluang pengembangan game bergenre MOBA ini setelah melihat minat masyarakat Indonesia terhadap game bergenre MOBA seperti Mobile Legend dan Arena of Valor.

Lokapala meluncurkan versi beta pada tanggal 31 Januari 2020 lalu dan mendapatkan banyak sekali masukan dari para gamers Indonesia. Kemudian, Antarupa Studio meluncurkan versi stabil dari game Lokapala ini bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, tanggal 20 Mei 2020 kemarin. Antarupa Studio berharap Lokapala ini bisa menjadi jawaban dari keinginan gamer di Indonesia untuk memiliki game bergenre MOBA asli Indonesia.

Bertemakan Indonesia

Antarupa Studio menjawab keinginan para gamers Indonesia melalui Lokapala dengan menghadirkan tema yang sangat kental dengan Indonesia. Dalam game Moba baru asal Indonesia ini, pemilihan karakter serta nama-nama yang dipilih oleh Antarupa Studio, selaku pengembang game MOBA satu-satunya asal Asia Tenggara, menggunakan nama-nama yang terinspirasi dari tokoh pewayangan dan tokoh-tokoh mitologi asli Indonesia.

CEO Antarupa Studio, Iven Chen, dalam peluncuran game MOBA pertama dari Indonesia kemarin mengatakan bahwa game ini terinspirasi dari sejarah dan budaya yang kental di Indonesia, termasuk mitologinya. Iven juga mengatakan bahwa pemilihan karakter dalam game Lokapala ini harus memenuhi beberapa unsur. Ia juga memilih kata “Ksatriya” dan bukan “Hero” atau “Champion” seperti pada game MOBA lainnya.

Jalan Cerita dalam Lokapala

Lokapala disebut-sebut akan menjadi salah satu game yang sarat akan kandungan filosofi budaya di dalamnya. Antarupa Studio sebagai pengembang mengemukakan bahwa ksatria-ksatria yang ada dalam game MOBA ini berasal dari enam alam semesta atau yang disebut sebagai Loka. Keenam Loka tersebut adalah Asuraloka, Manusyaloka, Narakaloka, Pretaloka, Svargaloka, dan Tiraccanaloka.

Para ksatria tersebut merupakan pelindung dari masing-masing alam semesta tempatnya berasal. Mereka bertarung dalam sebuah wahana yang diberi nama Suaka. Menurut Iven Chen, masih ada beberapa perbaikan yang akan dilakukan dalam game ini. Iven Chen juga mengatakan bahwa pihaknya masih akan melakukan update secara berkala, terutama penambahan beberapa fitur dan UI baru.

Dalam peluncurannya kemarin, Antarupa Studio juga sedikit memberikan bocoran tentang strategi yang bisa digunakan dalam game ini. Pemain bisa menggunakan strategi comeback dengan memanfaatkan Rakhshasa, menggunakan strategi Ganking Lane, atau juga menggunakan The Ancient One.

Daftar Nama Ksatria yang Digunakan dalam Game Lokapala

Sama halnya dengan game MOBA lainnya, ksatria dalam game Lokapala ini juga terbagi menjadi beberapa kelas seperti Archer, Assasins, Mage, Support, dan Tank. Total sudah ada 20 Ksatriya yang sudah dirilis dalam versi pertama game Lokapala dan akan terus diupdate secara berkala. Beberapa Ksatriya tersebut di antaranya:

1. Neera

Neera menjadi salah satu Ksatriya perempuan yang ada dalam game Lokapala ini. Menurut pengembangnya, Neera akan menjadi karakter dengan kelas support dalam permainann nantinya. Dalam ceritanya, Neera merupakan seorang Apsara yang ditunjuk untuk menjaga laut Manthana oleh Raja Langit. Namun, Neera meminta satu orang teman lainnya agar tidak merasa bosan selama menjaga laut.

Neera memiliki kekuatan magis yang bisa membantu sang Raja Langit untuk mengalahkan Vish, sosok yang ingin menantang kekuasaan raja. Sang Raja Langit lantas meminta Neera untuk mendekati dan mengalahkan Vish agar Sang Raja bisa mendapatkan kekuatan yang sangat besar. Hal itu dijadikan syarat oleh sang Raja sebelum memenuhi keinginan Neera.

2. Ilya

Ksatriya Ilya ini terinspirasi dari Gatotkaca, salah satu tokoh pewayangan yang sudah sangat populer. Ilya memiliki kekuatan yang sangat hebat dan sanggup memenangkan setiap pertempuran yang ia hadapi. Meski baru berumur 12 tahun, kekuatan Ilya sudah jauh melampaui batas normal manusia biasa.

Diceritakan bahwa Ilya lahir berkat campur tangan para ilmuwan dan pemerintah yang melakukan peleburan senjata para dewa. Dari hasil peleburan senjata para dewa tersebutlah yang membuat Ilya mendapatkan kekuatan supernya. Ilya kemudian mendapatkan julukan Sang Gadis Emas dalam Medan Pertempuran, sebagai bukti ketangguhannya.

3. Jinno

Jinno merupakan sosok ksatria yang memiliki tubuh besar dan kuat, sesuai dengan perannya dalam game MOBA baru asal Indonesia ini sebagai seorang tank. Diceritakan bahwa Jinno merupakan sosok yang bertekad kuat, bersuara lantang ketika mendeklarasikan sumpahnya. Ia berani mengambil risiko sebesar apapun demi loyalitasnya kepada sang Ratu: Tarja.

Cerita ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi orang Indonesia. Dalam salah satu postingan Instagram dari akun resmi Lokapala menyebutkan, karakter Jinno ini terinspirasi dari Mahapatih terkenal: Gajah Mada dengan Sumpah Palapanya. Sebagai penguat karakter, ornamen gajah tersemat dalam tubuh ksatria gagah perkasa ini.

4. Vijaya

Beralih ke role assassins dalam game MOBA baru asal Indonesia ini dengan karakter Ksatria yang bernama Vijaya. Dikisahkan bahwa Vijaya merupakan pejuang yang menjadi tumpuan para prajurit dari Kerajaan Singhasari. Tekadnya sangat kuat. Ia bahkan mau melakukan segala cara untuk mengembalikan kehormatan ayahnya, sang raja Shri Krtanegara.

Ksatriya yang terinspirasi dari Raden Wijaya, sang pendiri kerajaan Majapahit ini digambarkan sebagai sosok pemuda dengan dua senjata yang dibawanya di tangan kanan dan kiri. Sosok yang gagah berani ini dapat mengungguli pertarungan apapun yang dihadapinya.

Spesifikasi Game Lokapala

Sejak pertama kali diluncurkan dalam versi beta, Lokapala langsung menarik perhatian para gamer asal Indonesia yang ingin mencoba turut meramaikan. Sebelum memainkan game MOBA baru buatan Indonesia ini, perhatikan terlebih dahulu spesifikasi ponsel yang direkomendasikan oleh pengembang agar permainan game Lokapala menjadi mengasyikkan.

Lokapala membutuhkan ponsel dengan RAM minimal 3GB serta storage sebesar 500MB. Sistem operasi ponsel yang dibutuhkan untuk memainkan game ini adalah Snapdragon 636, Samsung Exynos 7904, atau Mediatek Helio P35. Game MOBA buatan Indonesia ini memiliki ukuran file sebesar 50MB.

Lokapala, Misi Kebudayaan dalam Wujud Game Asli Indonesia

CEO Antarupa Studio, Iven Chen menjelaskan bahwa Lokapala bukan sekadar game biasa. Dalam Lokapala ini terkandung berbagai nilai budaya dan filosofi yang sangat kental kaitannya dengan Indonesia. Iven Chen menyebutkan bahwa mereka ingin memperkenalkan kembali tokoh sejarah, budaya, dan mitologi yang ada di Indonesia kepada para gamer muda Indonesia.

Iven Chen juga mengatakan bahwa Antarupa Studio ingin memberikan promosi terkait dengan positif gaming culture kepada masyarakat Indonesia. Sementara itu, pihak pemerintah juga mendukung adanya game Lokapala sebagai bentuk semangat berkarya di tengah pandemi virus Covid-19 saat ini. Game MOBA baru asal Indonesia ini menjadi misi kebudayaan tersendiri yang diusung Antarupa Studio dalam wujud game.

 

SUKA

No account yet? Register

Pos terkait

Tinggalkan Balasan